Sistem Operasi ?, Berikut Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Macam-macamnya

Dalam dunia teknologi, pasti terdapat berbagai informasi yang bisa jadi sangat berarti. Bukan hanya sekedar menambah wawasan pribadi, tetapi juga menambah wawasan bangsa di negeri ini. Tak selamanya wawasan harus berisikan informasi luas, informasi dengan cakupan kecil dan sederhanapun bisa menjadikan Anda cerdas. 

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini Admin akan sedikit berbagi informasi yang erat kaitannya dengan teknologi, yaitu informasi seputar sistem operasi yang terdapat pada laptop atau computer yang sering Anda jumpai. Berikut artikel lengkapnya: 






Pengertian Sistem Operasi 
Sistem operasi adalah sebuah program yang dapat mengolah sumber daya pada hardware komputer, dan menyediakan layanan proses untuk aplikasi software. Sistem operasi merupakan unsur yang paling penting dari software sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, komputer hanyalah sekumpulan perangkat elektronik yang tidak mempunyai sistem untuk bekerja. 

Sistem operasi bekerja seperti halnya penerjemah antara operator komputer dengan hardware komputer. Seorang operator berinteraksi dengan sistem komputer melalui media berupa aplikasi, seperti aplikasi permainan, pengolah kata, atau program aplikasi lain yang dibuat dengan tujuan tertentu. Baca: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis, dan Contoh Hardware

Komunikasi antara perangkat keras dengan aplikasi merupakan tanggung jawab penuh dari sistem operasi itu sendiri. Contoh lain misalnya, yaitu ketika operator menggunakan sebuah aplikasi, memberikan informasi melalui keyboard, ditampilkannya informasi di layar monitor, disimpannya data pada media penyimpanan, atau kemudian dicetak melalui printer, semua itu diatur oleh sistem operasi. Sistem operasilah yang bertugas mengelola seluruh perangkat input dan output pada komputer. 

Dengan demikian, sistem operasi memiliki peran untuk mengontrol penuh terhadap sumber daya perangkat keras komputer dan mempunyai alur kerja yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya yang lainnya.


Sistem operasi juga menyediakan suatu pustaka dari berbagai fungsi standar yang dimiliki, di mana aplikasi lain bisa memanggil berbagai fungsi tersebut, sehingga ketika ada program baru dibuat, fungsi-fungsi tersebut tidak perlu dibuat dari awal. 

Beberapa sistem operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang bisa dijalankan pada satu waktu (contohnya DOS), tapi sebagian besar sistem operasi baru, mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan dengan waktu yang bersamaan. Sistem operasi yang demikian biasa disebut Multitasking Operating System (contohnya keluarga dari sistem operasi UNIX).

Sebagian sistem operasi ada yang berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input dari operator atau pengguna, disisi lain ada pula sistem operasi yang berukuran sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop Operating System, sedangkan untuk tipe kedua adalah Real-Time Operating System, contohnya yaitu 
Linux, Windows, Free BSD, Symbian, Solaris, Palm, dan lain sebagainya

Bagian Penting Dalam Sistem Operasi
Berikut merupakan beberapa bagian penting dalam sistem operasi secara umum:


1. Mekanisme Boot
Yaitu bagian dari sistem operasi yang berfungsi untuk meletakkan kernel ke dalam memori, kernel sendiri merupakan sebutan dari inti sistem operasi

2. Command Interpreter
Yaitu bagian dari sistem operasi yang berfungsi untuk membaca data dari input yang mencakup perintah dimana tersedia fungsi-fungsi standar ataupun fungsi dasar yang disebut perangkat lunak atau software. Baca: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenis Software

3. Resourse Allocator
Yaitu bagian dari sistem operasi yang berfungsi sebagai pengalokasi atau penyuplai sumber daya dari setiap perangkat serta mengaturnya

4. Handler
Yaitu bagian dari sistem operasi yang berfungsi untuk memberikan kendali dengan tujuan menghindari error dan menyingkirkan sumber daya yang tidak dibutuhkan.

5. Driver
Yaitu bagian dari sistem operasi yang berfungsi untuk berinteraksi dengan perangkat keras atau hardware dan memberikan kontrol untuk kinerjanya


Fungsi Sistem Operasi 
Fungsi sistem operasi digolongkan menjadi 2, yaitu fungsi dasar dan fungsi pokok. 


Fungsi Dasar Sistem Operasi
Pada dasarnya sistem komputer tersususun dari empat komponen inti, yaitu perangkat-keras (hardware), program aplikasi, sistem operasi, dan para operator. Fungsi dasar sistem operasi yaitu untuk mengatur dan mengontrol penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para operator.

Sistem operasi bertugas membuat kondisi komputer agar bisa menjalankan program secara benar. Untuk menghindari bentrok antar perangkat keras pada saat penggunaan sumber daya yang sama, sistem operasi mengatur urutan daya semua perangkat keras secara terjadwal sehingga satu sumber daya bisa didapatkan oleh semua perangkat keras. Sistem operasi juga biasa disebut resource allocator. Fungsi penting lain dari sistem operasi adalah sebagai program pengendali dengan tujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan menghindarkan komputer dari peggunaan yang tidak diperlukan.

Fungsi Pokok Sistem Operasi
Dalam sistem operasi, terdapat 4 empat fungsi pokok, yaitu sebagai berikut:

1. Mengontrol akses perangkat keras
Sistem operasi akan mengatur interaksi antara aplikasi dengan perangkat keras. Untuk mendapatkan akses dan komunikasi dengan perangkat keras, sebuah perangkat lunak (driver) untuk semua perangkat keras harus di instal pada sistem operasi

2. Manajemen file dan folder
Sistem operasi akan mengatur dan menyusun segala bentuk file yang tersimpan di dalam memori penyimapan, baik memori penyimpanan internal maupun eksternal

3. Menyediakan user interface
Sistem operasi pasti menyediakan tampilan antarmuka untuk pengguna, baik dalam bentuk Command Line Interface (CLI) maupun dalam bentuk Graphical User Interface (GUI). Setiap sistem operasi pasti memiliki tampilan antarmuka yang berbeda, dan itu akan menjadikan ciri khas pada masing-masing sistem operasi.

4. Manajemen aplikasi
Ketika computer bekerja sistem operasi akan memindahkan suatu aplikasi yang sedang berjalan dan memuatnya ke dalam memori computer (RAM). Sistem operasi juga mengontrol sumber daya pada setiap aplikasi sehingga kebutuhan daya semua aplikasi akan terpenuhi.

Jenis- Jenis Sistem Operasi
Jika didefinisikan berdasarkan jumlah penggunannya, sistem operasi terdiri dari beberapa jenis yaitu sebagai berikut:

1. Single User – Single Tasking
Dimana satu Komputer digunakan untuk 1 User dan 1 Aplikasi
Contohnya saja : MS- DOS

2. Multi User – Single Tasking
Dimana satu Komputer untuk Banyak User, 1 Aplikasi
Contohnya saja : Novell Netware (berbasis jaringan)

3. Single User – Multi Tasking
Dimana satu Komputer untuk 1 User, dan dapat menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan
Contohnya saja : Windows

4. Multi User – Multi Tasking
Banyak User dan dapat menjalakan program dalam satu waktu
Contohnya saja : Linux



Macam-Macam Sistem Operasi 
Sebenarnya ada cukup banyak sistem operasi yang telah diciptakan, contohnya saja beberapa sistem operasi dari keluarga unix, diantaranya seperti sistem operasi Posix, Linux/GNU, Hurd /GNU, dan lain sebagainya, serta ada juga sistem operasi yang biasanya digunakan untuk beberapa jenis laptop dari Apple, yaitu sistem operasi Mac OS. Tapi kali ini, kita akan membahas mengenai macam-macam sistem operasi yang umum digunakan pada laptop atau komputer. 

1. Linux


Linux adalah nama yang diberikan kepada sebuah sistem operasi komputer yang bertipe unix. Linux merupakan salah satu hasil pengembangan dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Linux dapat berjalan di berbagai platform, sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX yang dapat berinteraksi secara baik dengan sistem operasi lain, termasuk Apple, Novell dan Microsoft. Nama Linux sendiri berasal dari pencipta awalnya, yaitu Linus Torvalds, yang sebenarnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi. 

2. Windows 

Untuk sementara ini, sistem operasi yang satu ini yaitu windows, merupakan salah satu sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia, termasuk juga di Indonesia. Sistem operasi ini mulai dikembangkan oleh Microsoft dengan menggunakan antarmuka berbasis grafik. 

Jika ditelusuri lebih jauh, sebenarnya sistem operasi windows ini merupakan pengembangan dari sistem operasi MS-DOS, yaitu sistem operasi yang menggunakan basis modus teks dan command-line. 

Sistem operasi windows sendiri mulai berkembang pada November 1983, dimana ketika itu pengembangan MS-DOS telah mengarah ke sistem operasi yang biasa disebut Windows Graphic Environment 1.0. Sistem operasi windows ini bisa dikatakan sebagai generasi pertama yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pengguna komputer dengan menyuguhkan tampilan bergambar. 

Meskipun telah ada dan diperkenalkan pada bulan November 1983, namun sistem operasi windows generasi pertama ini baru mulai dipasarkan setelah 2 tahun dikembangkan yaitu pada November 1985. 

Sampai detik ini sistem operasi windows telah berevolusi berkali-kali semenjak kemunculan pertamanya dengan Windows I. Bahkan, antara tahun 1985 sampai dengan 1993 saja telah tercatat sekitar 6 kali perubahan evolusi pada sistem operasi windows ini. 

3. MAC OS 


Mac OS merupakan singkatan dari Macintosh Operating System. Mac OS sendiri adalah sistem operasi yang dibuat oleh Apple Computer yang dikhususkan untuk komputer Macintosh dan tidak kompatibel dengan komputer berbasis IBM. Di tahun 2006 pula, Mac OS telah memiliki kompatibilitas dengan mengusung arsitektur Power Pc maupun x86.

Perusahaan Apple juga mengeluarkan system operasi Mac OS X yang merupakan versi terbaru dari sistem operasi Mac OS untuk komputer Macintosh. Sistem operasi Mac OS X ini mulai dipasarkan pada tahun 2001. Karakter "X" merupakan angka romawi yang berarti sepuluh, di mana versi ini merupakan regenerasi dari sistem operasi sebelumnya seperti Mac OS 8 dan Mac OS 9. Sebagian orang membacanya sebagai huruf "X" yang terdengar sebagaimana "eks", penyebabnya karena sebagian orang menafsirkan pemberian nama sistem operasi yang berbasis Unix dengan akhiran "x" sebagai tradisi (misalnya AIX, IRIX, Linux, Minix, Ultrix, Xenix). Hal yang menarik dari system operasi ini adalah keindahan tampilannya sehingga menjadikannya sebagai rujukan bagi pengembang desktop system operasi lain.

Pada tahun 2001 ini pula, Mac OS X Server juga dirilis. Pada dasarnya versi Server ini menyerupai versi standardnya, perbedaannya yaitu ada tambahan versi Serverworkgroup. Contoh fitur tambahan yang ada pada versi server ini adalah piranti lunak yang dapat menjalankan berbagai fungsi seperti LDAP, SMB, SMTP, dan DNS. Selain itu perbedaannya juga terdapat pada cara melisensinya yang mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi.

Demikian sedikit ulasan mengenai pengertian, fungsi, dan macam-macam sistem operasi yang dapat admin bagikan. Semoga artikel kali ini bermanfaat. Salam Pemuda Handal !

Kurang puas dengan artikel ini ?, Comment saja !
Kritik dan saran Anda sangat bermanfaat bagi kami... 😊


Share:

No comments:

Post a Comment

Favorit

Ringan + Anti Ribet ! Inilah 7 Aplikasi Perekam Layar Komputer Terbaik

Akan ada saatnya ketika kita dituntut untuk bisa mengabadikan aktivitas penggunaan computer menjadi sebuah video. Contohnya saja untuk membu...

Terbaru

Kategori